Translate

Senin, 01 Oktober 2012

Bangkok - Pattaya

Tanggal 7 September 2012..... setelah penantian selama 1 tahun akhirnya berangkat juga ke Bangkok -- "sesuatu banget". Kita sebenarnya berlima (aku, Evi A, Ester, Ika & Luci) sayangnya pas hari H anaknya Ika masuk rumah sakit jadinya kita hanya berempat...hiks..hiks...lain kali harus ikut lho Ka...
Kita beli tiket airasia ini tepat satu tahun yang lalu, bulan September 2011 seharga Rp. 800rb-an per orang PP sudah termasuk bagasi. Murah sih...tapi nunggunya booo... mulai semangat 45 sampai semangat langkah 1000 (ga nyambung...)
Berikut adalah rencana itinerary kita selama di Bangkok, dan ternyata ada beberapa yang tidak bisa terpenuhi, tapi ada juga tempat lain yang bisa kita kunjungi diluar itinerary ini.  

Day/DateFromToActivity
Friday13.00Ready at Juanda Airport
7-Sep-1215.00Boarding
14.5518.45I'm coming bangkok
18.4519.30Imigrasi BKK
Buy kartu perdana at the airport. 
19.3020.30Go to The Mix Bangkok Boutique Hotel 
Upon exiting the baggage area, go 2 floors below to "Airport Link Train". You may buy tickets in the machines or from the ticket booth agent. Take the train to the last stop, Phaya Thai. You will need to buy a BTS ticket (to Phra Kanong) in order to transfer trains. You must go to the ticket booth agent to exchange Thai Baht notes for coins, to then use in the ticket machines. BTS Phra Kanong stop is 10 stops from Phaya Thai. Exit at Phra Kanong (Exit 3) and walk down the stairs. Turn immediately right (U-turn from the stairs) and walk 5 meters.
20.3022.00Patpong Night Market, dinner, than back to hotel
Take BTS to Siam interchange then to BTS Sala Daeng, take exit 1 and walk in same direction
Saturday06.0007.00Breakfast 
8-Sep-1207.0008.30Pratunam Market
Take BTS to Rathathewi BTS. Get off at the Asia Hotel and walk a few minutes down to Phetchaburi Road. On Phetchaburi Road take a right turn (Asia Hotel at your back) and you are in the shopping district.
On one side you will have the Panthip Plaza Computer Mall and across the street lots of street vendors and shops
08.3008.30Chatuchak Market
Opening Hours : Saturday - Sunday from 08.00 hrs - 20.00 hrs.
How to Get There : SkyTrain to (N8) Mo Chit Station, Take exit 1 and walk straight 100m to Chatuchak
08.3013.00Shop till u drop… Is 4 hours enough..????
Lunch
13.0018.00Go to MBK & Siam
from BTS Mo Chit to BTS Siam. 2 minute walk to Siam Paragon which is next to Siam Center & Siam Discovery (there's Madamme Tussaud). Siam Paragon (luxury mall) and Siam Center for fix & high price
Madam Tussaud
Siam Discovery, 6th Floor, 989 Rama 1 Road, Pathumwan, Bangkok 10330
Open daily from 10am. to 9pm
Central World (the 3rd biggest Mall in the world)
18.00Go to Siam Niramit show, already open at 17.30. There's open stage outside the arena
From BTS Siam/National Stadium to BTS Sala Daeng, than MRT from MRT Silom to MRT Thailand Cultural. Siam Niramit runs a free shuttle bus service from MRT Thailand Cultural Centre Station. Please take Exit 1. Pickups start at 17.30hrs Cycle time: roughly 15 minutes, traffic permitting. The service runs on a first-come, first-served basis. Drop-offs begin after the show ends.
20.0021.15Siam Niramit Show
21.3023.00soi cowboy (night live)
MRT Thailand Cultural to MRT Sukhumvit
Use Exit #2 at the MRT station, Soi Cowboy is less than a minute walk from this exit).
Nana Plaza (another night live)
Walk down to BTS Asok (3minute), take skytrain to BTS Nana exit 2 turn right, than take a walk to 4 Nana Tai Sukhumvit Road, Bangkok 10110,  around 4 mnt. 
or take a walk from soi cowboy to nana plaza around 15 minute
Back to  Hotel (BTS Asok - BTS Phra Kanon)
take taxi (B65-80, 15minute 10km)
Sunday06.0007.00Breakfast 
9-Sep-1209.0011.00Go to Pattaya, rent a car (B4500)
11.0012.00Pattaya Floating Market
lunch
12.0014.00Mini Siam
Mini Siam is open every day from 9:00 to 18:00
14.0018.00Beach
18.3019.40Alcazar Cabaret Show
dinner
20.0021.00Thai Girl Show
21.0022.00Pattaya Walking Street
22.0023.30Back to Bangkok
Monday07.0008.00Breakfast - Check Out and leave baggage at hotel
10-Sep-1208.0008.30go to  BTS Saphan Taksin, if use taxi B80
take boat from saphan taksin stop at Tien Pier
08.3009.30Wat Arun - Temple of the Dawn
Opening Hours : Daily from 08.30 hrs. - 21.00 hrs.
How to Get There : SkyTrain to S6 Saphan Taksin Station (Silom Line). Leave via Exit 2 and take a Chao Phraya Express Boat to Tien Pier (N8) take a cross river ferry to Wat Arun.
09.3010.30Wat Pho
Opening Hours : Daily from 08.00 hrs. - 21.00 hrs.
From Wat Arun take a cross river again to Wat Pho
10.3012.00Grand Palace
Opening Hours : Daily from 08.30 hrs. - 15.30 hrs.
walk down from wat Pho
12.0015.00Pratunam Market
By taxi (B160 - 200)
15.0016.00Pick up baggage at hotel
16.0017.00Go to airport
To BTS Phaya Thai, than take city line commuter to Suvarnabhumi airport
17.00Ready at Suvarnabhumi airport
19.1523.15Flight from BKK to SBY

  
Hari 1 : (7 September 2012)
Berangkat dari Surabaya pukul 14.55 dan sampai Bangkok pukul 19.15, tidak ada perbedaan waktu antara Surabaya dengan Bangkok. Kali ini airasia masih mendarat di bandara Suvarnabhumi Bangkok. Per tanggal 1 October 2012 airasia akan pindah ke Don Mueang airport, yang katanya lebih kecil dari Suvarnabhumi, semacam bandara untuk low cost carrier --> kayak perbedaan antara KLLC dengan LCCT atau Cengkareng dengan Halim Perdana.
 ready to go..
ga semaput kan Bu Dir...???

Setelah selesai proses imigrasi, kita maunya beli perdana untuk Blackberry dan makan malam sekalian di foodcourt bandara, karena berdasarkan info di internet, makanan di foodcourt bandara harganya ga mahal-mahal banget. Ternyata saat kita nemu kounter perdana Truemove (salah satu provider di Bangkok), petugasnya bilang bahwa layanan BB-nya saat itu lagi trouble, ya udah kita batalin. Trus waktu ketemu foodcourt, harganya juga ga murah-murah banget, jadi batal juga. Tapi kita beli roti pelangi di 7/11 bandara maksudnya buat ganjal perut dan buat sarapan besok (rekomendasi dari atasan kita di kantor...)
  
Passport Control
 Bandara Suvarnabhumi besaaaarrrr, buersihhhh dan sangat memudahkan turis karena semua petunjuk jelas dan ada beberapa layar monitor untuk mencari berbagai macam informasi
 Roti pelangi....
B18 uenak

Untuk menuju kota kita mau naik train. Setelah mencari dan nanya akhirnya ketemulah City Line Comuter (semacam MRT di Singapura), yang akan membawa kita ke pusat kota. Dengan tiket B45 per-orang (tujuan Phaya Thai) akan lebih murah ketimbang naik taxi (taxi bandara biasanya akan charge sekitar B400 belum lagi macetnya). 
Sebenarnya ada 2 macam train yang bisa digunakan dari bandara menuju pusat kota, yaitu Express Line & City Line Commuter. Bedanya adalah waktu tempuh, stasiun pemberhentian dan tentu saja berpengaruh ke harga juga.
Express Line :
  • Interval keberangkatan tiap 30 menit
  • Ditempuh dalam waktu 15 menit
  • Hanya berhenti di stasiun Makassan saja, dan bisa diteruskan dengan menggunakan MRT atau taxi untuk menuju pusat kota
  • Harga tiket B150 flat rate
City Line Comuter :
  • Interval keberangkatan tiap 15 menit
  • Ditempuh dalam waktu 30 menit
  • Berhenti di 7 stasiun dan perhentian terakhir adalah stasiun Phaya Thai, dan bisa diteruskan dengan BTS atau taxi
  • Harga tiket mulai B15 sampai B45 tergantung jarak
Untuk menuju hotel, kita ganti kereta yang namanya BTS (Bangkok Transit System) menuju ke BTS Phra Kanong.
welcome to Bangkok

 Beli token untuk naik City Line Comuter di mesin ini...
Hebat..canggih...bisa ngasih kembalian loh..ga dikorupsi sama ntuh mesin..hehehe
Kapan ada di Indo yach...
nih bentuk tokennya... masuk gate ditempelin di alat pemindai-nya, keluar gate dimasukkan ke lubang koin... (jangan lupa...DIMASUKKAN ke lubang koin, bukan DIPINDAI lagi...(^_^)))

Hotel kita namanya The Mix Bangkok Boutique Hotel, letaknya persis disebelah tangga exit BTS Phra Kanong. Kita booking dari Agoda dengan harga total Rp. 1.709.000 untuk kamar yang bisa muat 5 orang selama 3 malam. Jadi kalau dibagi rata orang 5 semalamnya cuma Rp. 114.000/orang... murah meriah kan...  Plus deposit yang bisa diambil lagi nanti pas check-out sebesar B500

Selain dekat BTS, disebelahnya persis ada salon barangkali pengen potong rambut, terus ada mini market yang lumayan lengkap... nasi paket plus lauknya dijual juga disitu dengan harga mulai B19, trus sepanjang jalan juga banyak orang jual cemilan macam singkong atau ketela rebus, phad thai, trus ada cafe juga... location is nice.
Kebanyakan hotel di Bangkok (kecuali mungkin yang bintang 4 ke atas ya...) tidak menyediakan sarapan, tapi hotel ini menyediakan sarapan meski bukan sarapan berat. Lumayan ada roti dan buah pisang serta teh/kopi self service. Di dalam kamar juga ada mini pantry yang dilengkapi kompor, mikrowave, kulkas, water heater, plus peralatan masak memasak...luengkap...

spacious room with 1 King Size Bed, 1 Queen Size Bed and 1 Sofa Bed
tv dengan international channel + dvd player
bath room with hot shower
mini pantry lengkap dengan kitchen utensils


Kemudian untuk public area-nya ada ruang makan serta dua unit PC yang bisa gunakan sepuasnya.
Jumlah seluruh kamar di hotel ini ada 12 kamar dan terdiri dari 6 lantai. Lantai pertama resepsionis, lantai kedua public area, sedangkan lantai 3 s.d 6 adalah kamar-kamar tamu.

public area, tempat untuk sarapan dan ada 2 PC yang bisa digunakan tamu hotel

Cuma satu yang sungguh disayangkan dari hotel ini.... NO LIFT... alamak... secara kamar kita ada di lantai paling atas, lantai 6... tapi lumayanlah buat exercise hehehehe...

 naik-naik ke lantai 6...tinggi..tinggi..sekali.. kiri..kanan..kulihat saja....
 gempor.... lantai 6 boooo....

Setelah check-in dan memasukkan barang bawaan, kita keluar lagi dari hotel untuk night sight seeing sekalian makan malam. Tujuan kita adalah Patpong, salah satu red light distrik di Bangkok, dimana sepanjang jalan Patpong tersebut bertebaran cafe remang-remang, bar serta cewek-cewek seksi dengan aneka dandanan mulai dari princess, barbie, sailor moon, nurse, dan juga dengan beragam ukuran tubuh, usia dan mungkin juga beragam gender juga....(ga bisa mbedain sih...). Sepanjang jalan juga banyak yang menawarkan sex show, tapi kita tolak, karena tujuan kita emang pengin liat aja gimana sih Patpong street itu, dan juga kita mau lihat sex show-nya besok waktu di Pattaya.


Karena perut udah lapar akhirnya kita masuk ke salah satu cafe/restaurant yang menurut kita nggak terlalu "berbahaya" untuk dimasukin 4 cewek cantik macam kita... namanya SIP Cafe, dan makannya emang sip banget...mantap.

nungguin makanan keluar..
nek gini tak akoni kalo yang paling cantik adalah yang tengah...wkwkwk
 makanan pertama : tom yam goong --> prawn with coconut milk
uenak.. pedesnya pas
second food : pork fried noodle with artificial crab
rasanya manis agak kurang pas dilidah kita
makanan ketiga : pork fried rice
lumayan... rasanya kayak nasi goreng jawa
makanan keempat : prawn fried rice
ini yang agak beda dengan nasi goreng di indonesia, tapi aku ga tau apa yang membuat beda, pokoknya wuenaklah...hehehehe... (maap bukan koki andal soalnya, bisanya cuma goreng ceplok telor, itupun kadang gosong...hohoho)


Selesai makan malam, kita jalan aja sepanjang Patpong dan menemukan bazar night market. Setelah puas lihat, karena jam udah menunjukkan jam 12 kurang kita langsung balik ke BTS stasion, dan untungnya nggak ketinggalan kereta yang terakhir karena gerbang stasion-nya udah mau ditutup. Sebelum masuk hotel kita mampir dulu ke minimarket dekat hotel mau beli kartu perdana. Apa yach bahasa inggrisnya kartu perdana ?? kita ngomong sampe berbusa mas-nya yang jaga minimarket kagak ngerti-ngerti juga. Kita bilang sih phone card...tapi dianya kok malah mau ngasih kita isi ulangnya... hadew..untungnya mas-nya senyumnya manis (pake gula) jadi-nya aye kaga bisa marah....hehehehe..


suasana Patpong night market
 Patpong street kufoto dari BTS Saladaeng jam 12 malam... bar dan cafe sepanjang jalan

Sampai hotel ga langsung tidur, tapi ngitung pengeluaran selama hari ini... dan baru tidur jam setengah dua pagi. Jadi bayangkan ya teman-teman... ini masih hari pertama dan kita jalan cuma malamnya aja, dan untuk ngitung pengeluaran kita butuh waktu 1 jam lebih... bagaimana besok ya...????

Hari kedua : 8 September 2012
Hari ini rencananya kita mau jalan ke Pratunam, Chatuchak, Siam Paragnn, Siam Discovery untuk lihat Madame Tussaud, MBK, nonton Siam Niramit dan kemudian terakhir mau lihat another red light distrik yaitu Soi Cowboy dan Nana Plaza.
Selesai sarapan sudah pukul 8 pagi, jadi kita hapus rencana ke pratunam dan langsung ke Chatuchak weekend market. Dari BTS Phra Kanong turun di BTS Mo Chit, perjalanan kira-kira 20menit. Rencananya kita mau explore pasar ini selama 4 jam, dan ternyata itu masih kurang puas…. masih banyak bagian-bagian pasar yang belum kita explore. Banyak banget item barang di sana. Sebenarnya pasar ini sudah dibagi menjadi beberapa area, ada khusus untuk fashion, khusus accessories, khusus barang antik, khusus tanaman, pets, food court bahkan ada bagian khusus untuk secondhand.
Untungnya pas hari itu cuacanya agak mendung, jadi kita nggak kepanasan banget. Kalau lapar tinggal beli jajanan atau buah di sepanjang pasar tersebut.

es stick B4, ada macam-macam rasa : anggur, apel, strawbery, dll
 teh tarik pun ada...tarik terus bossss...
 ice cream coconut...unik karena ice cream-nya wadahnya pake tempurung kelapa
young coconut B30, ternyata di minimarket dekat hotel  cuma B17

Di Chatuchak aku cuma beli celana jeans pendek seharga B100, dan itupun sesampai di hotel nyesel kenapa tadi nggak beli 2 ato 3 sekalian ya…murah banget sih..hiks, trus beli accesories 30biji @B10, beli dompet koin untuk oleh-oleh dikantor @B45 isi 4pcs, dan beli uniform kita untuk dipakai besok ke Pattaya B100.

 coba-coba sandal.... harga tertera B200 tapi kita bisa dapat B170
 yoook dipilih-dipilih...
awassss netes !!!!
 sepatu lucu... hiasannya dari kancing warna-warni, sayang mahal B400

Tips bagi yang mau ke Chatuchak :
  • Sebaiknya pagi hari waktu matahari belum panas-panasnya
  • Pakailah pakaian yang nyaman dipakai misal kaos dan celana pendek serta sandal yang nyaman.
  • Luangkan waktu sehari untuk menjelajah seluruh market, apalagi bagi yang gila belanja pasti ga cukup waktunya kalau cuma beberapa jam aja.
  • Bawa peta Chatuchak biar nggak tersesat, bisa diminta di informasi di dekat stasiun MRT Kamphaeng Phet atau print dari internet banyak.
  • Meski sudah ada label harganya, tawar saja…masih bisa turun lagi kok apalagi kalo belinya banyak
  • Senyummu adalah senjatamu. Saat menawar tampilkan senyum termanismu dijamin penjualnya langsung klepek-klepek dan mau nurunin harga….hehehehe…
  • Tiap stand barangnya beda-beda, jadi kalau sudah sreg dengan suatu barang dan harganya cocok langsung beli aja, karena di stand lain belum tentu ada yang kayak gitu. Karena kalau mau balik lagi capek booo..
makan siang di Chatuchak
menunya : nasi goreng udang
phad thai, semacam kwetiau
dan tidak ketinggalan noddle tom yum goong, yang ini aneh rasanya...


Setelah makan siang  jam 13.00 kita cabut dari Chatuchak hendak menuju ke tempat Madam Tussaud, karena kita janjian untuk ambil tiket Madam Tussaud jam 14.00.
Dari MRT Kamphaeng Phet kita menuju ke MRT Silom kemudian ganti BTS dari Asok ke BTS Siam.
Sedikit tentang MRT & BTS : Kenapa kok dibedakan sebutannya yaitu MRT dan BTS padahal bentuk keretanya juga sama ?
Kalau MRT (Mass Rapid Train) ini adalah kereta underground atau subway, jadi jalannya di bawah tanah. Sedangkan BTS ini disebut sky train karena relnya ada di atas jalan raya. Tapi jangan nyebut skytrain di Bangkok ya… karena orang Bangkok nggak bakalan tau kalau nanyanya skytrain, sebut saja BTS mereka langsung tahu.
Sistem ticketing-nya juga beda. Kalau MRT untuk tiket masuknya yang single journey kita mendapatkan semacam koin (aku nyebutnya token), kalau BTS menggunakan magnetic card. Tapi kalau yang bulanan sama yaitu menggunakan magnetic card yang tinggal dipindai di alat pemindai saat keluar dan masuk yang jumlah amount-nya akan berkurang sesuai jarak yang kita tempuh.
Di Siam Paragon kita kebingungan nih…dimana letaknya Madam Tussaud, ehhhhh…ternyata kita keliru, harusnya ke Siam Discovery bukan Siam Paragon.
Ada kejadian lucu waktu kita mau ke Siam Discovery. Diluar area Siam Paragon saat itu ada pertunjukan music. Saat kita melintas mau menuju Siam Discovery, kita kayaknya salah jalur nih, karena tiba-tiba dipinggirin sama satpam disitu, trus tiba-tiba penonton pertunjukan music itu kok pada histeris teriak-teriak, waduhhhh…kita udah tengsin nih…jangan-jangan karena keliru masuk kita ditahan satpam trus disoraki penonton…. Ehhhhh ternyata ada artis yang lewat…hehehehe (maksudnya kita kali ya artisnya…) tapi kita nggak kenal sama artisnya, coba kenal ta mintain tandatangan lho..wkwkwkwk

di depan Siam Paragon, di Indo kita cewek desa ini gak pernah liat air muncrat...jadi langsung pengin narsis.
Dibelakang kita, pas disebelah air muncrat itu...yang banyak orang berkumpul (liat photo atas%%%)... ada pertunjukan music..rame banget

ini juga di depan siam paragon
ga pernah lihat hiu di Indonesia ya Jeng...???

Janji jam 14.00 ternyata molor sampai jam 15.30 (lumayan buang waktu juga sih). Untungnya di depan Madam Tussaud ada patungnya Jackie Chan, jadi bisa sedikit narsis dulu sama dia dan nyelonjorin kaki bentar duduk-duduk di lantai di depan Madam Tussaud + tetep narsis (untung ga diusir sama satpam ya…)

ngebet

Kenapa sih harus janjian ketemu sama orang buat beli tiket aja ? Jawabnya karena kita beli semua tiket pertunjukan kita di orang ini. Namanya Pak Nico (orangnya lumayan roop lor…xixixi) pinter bahasa Indonesia, aku taunya dari Kaskus saat kita mau cari persewaan mobil, dan ternyata dia juga jual tiket-tiket pertunjukan dengan lebih murah dari pada harga publish rate, bahkan lebih murah daripada di internet seperti www.hotel2thailand.com
Untuk tiket Madam Tussaud publish rate-nya sekitar B1700, tapi kita bisa dapat B500, lalu untuk Siam Niramit harga di internet + dinner B1200, tapi di Pak Nico Cuma B1000. Kita komunikasinya melalui Blackberry, dan bayarnya kalau udah di Bangkok jadi nggak perlu transfer dulu. Tapi harus pasti ya.... kalau nggak kasian orangnya karena udah terlanjur beliin kita tiket tapi kitanya ga jadi.
Setelah dapat tiket Madam Tussaud (berupa stiker untuk ditempel di baju) kita masuk dan dimulailah dunia narsisme bersama wax statue (^_^))

di dalam museum dibagi menjadi beberapa ruangan berdasarkan kategori misal : royal room, sports, leader...dll
king & queen of thailand yang sekarang (King Rama IX aka Bhumibol Adulyadej)
mbah Gandhi
Mao Zedong
Dalai Lama (Lama nunggunya ya....???)
My sweetheart...
yang ini kelihatan kalo terbuat dari wax semua...xixixixi
Bu Dir turun jabatan jadi sekretaris ya....
ato yang dibelakangnya itu yang assistennya Bu??
ternyata kentutnya bule ama kentut kita sama aja.... tetep bauuuu
kalah tinggi
tersangka
sama...
suka yang brondong ya Bu Dir ???
si Madam
kita bisa buat cetakan tangan kita dari wax, kalo ga salah B1000... tapi antri dan lumayan lama nunggu buatnya

Setengah jam di dalam museum Madam Tussaud, kita beranjak ke MBK yang katanya mall favoritnya turis Indonesia.


MBK dilihat dari Siam Discovery
crepes khas Thailand yang dijual di MBK, yang enak yang kelapa...gurih ada pedesnya, kalau yang telur muanissss polll sampe eneg


Dari MBK kita langsung menuju Siam Niramit show. Naik subway ke MRT Thailand Cultural dan disana sudah ada shuttle minivan ke Siam Niramit. Minivan ini mulai standby di pintu exit MRT mulai pukul 17.30 dan jalan kalau penumpang penuh atau maximal 15 menit sekali. Demikian juga sebaliknya kalau show-nya sudah selesai kita juga akan diantar dengan shuttle minivan ini kembali lagi ke MRT Thailand Cultural.
Siam Niramit show-nya sendiri dimulai pukul 08.00, sebelumnya penonton bisa melihat show-show tambahan di luar gedung pertunjukan seperti show Gajah, tari-tarian tradisional Thailand, merasakan kehidupan masyarakat Thailand jaman dulu, atau photo dengan para pemeran show-nya. Jangan lupa bila mau foto berikan tip, terserah sih…tapi kayaknya minimal B20. Untuk ngasih makan gajah, bisa beli timun seharga B20, kalau mau naik gajahnya bisa bayar B100. Gajah ini nantinya juga ikut menjadi bagian dari show Siam Niramit.


sebagian pemeran Siam Niramit yang bisa diajak foto sebelum pertunjukan dimulai
di topeng orang yang duduk di depan inilah tempat naruh tips...
jadi sebelum foto siapin dulu uangnya yach...


Karena malas terlalu banyak tip disana-sini kita akhirnya ga keliling sampai ke dalam, dan memutuskan menikmati makan malam aja. Ada berbagai macam menu, mulai menu tradisional Thailand, western food, masakan India, vegetarian, pasta…pokoknya lengkap dan enak-enak, tinggal pilih aja dan siapin perut kita.

yang pasti ada.... tom yum goong
sup blender sayur... (aneh rasanya)
udang tepung... enak
para pelahap


Seperempat jam sebelum pertunjukan dimulai kita mulai ngantri masuk ruang pertunjukan. Semua kamera harus dititipkan, tas diperiksa karena ga boleh mengambil gambar di dalam arena pertunjukan (kecuali ga ketahuan…hehehehe). Ruangan pertunjukannya gedhe, bisa muat 2000 orang. Sebelum mulai penonton diminta untuk berdiri karena diperdengarkan lagu kebangsaan Thailand. Bahasa yang digunakan dalam pertunjukan ada berbagai macam terjemahan, jadi semua penonton ngerti.


pose dulu setelah selesai pertunjukan...
tuh ada dibelakang kita ada artisnya lewat
kok yang tengah ngguyune ngempet... takut disamperin sang artis ya...


Pertunjukan selama 1.5 jam nggak terasa sama sekali karena benar-benar bagus dan megah, nggak heran kalau masuk Quiness book of records. Saat mengganti desain panggung begitu cepat, tiba-tiba udah berubah sesuai tema yang akan dimainkan dan semua tampak nyata, misal kalau hujan ya beneran ada hujan, trus kalau setting ceritanya di sungai..ya ada sungai beneran bahkan bisa berperahu di sungai itu, kalau ceritanya ada kilat maka seluruh ruangan kayak tersambar kilat. Pokoknya bagus deh...sip.
Karena ga boleh bawa kamera... jadi ya maap tidak ada bukti gambar klo kita udah nonton  pertunjukan tersebut.
Hari ini karena sudah capek, akhirnya rencana mau ke Soi Cowboy & Nana Plaza akhirnya batal, dari Siam Niramit kita langsung balik ke hotel. Sebelum masuk hotel kita mampir lagi ke minimarket sebelah hotel (nyamperin mas senyum manis…..) beli pulsa, yakult & kelapa muda.
Malam mini kita tidur jam 2 pagi karna menghitung pengeluaran kita sepanjang hari ini tadi…hahahaha...ampuuunnn...

Hari ketiga : 9 September 2012
Hari ini kita mau ke Pattaya. Kita sudah sewa mobil melalui Pak Nico dengan kesepakatan semula B3500 untuk 10 jam dan sesudahnya B250/jam. Tapi akhirnya sama Pak Nico kita dikasih harga B3500 saja tanpa overtime….thankyou Pak.
Driver-nya namanya Mr. Somchai – ga bisa bahasa Indonesia tapi bisa bahasa Inggris (meskipun aku ga seberapa ngerti logat bahasa Inggrisnya dia….tapi yang penting nyambung ajalah), karena kebetulan Pak Nico hari itu juga ada tamu dan kebetulan dari Indonesia juga, jadi nggak bisa ngantar kita yang cantik-cantik ini…hehehehe..
tuh... cantik cantik kan...
Mobilnya adalah sejenis van yaitu Toyota comuter, yang bisa muat 10 orang dan di dalam mobil sudah disediakan minuman buat kita, silahkan ambil sepuasnya. Perjalanan dari Bangkok ke Pattaya memakan waktu 2 jam.
inside van
Lokasi pertama yang kita kunjungi adalah Laser Budha, yaitu gambar Budha terbesar didunia (tinggi 130 meter, lebar 70 meter) yang diukir di bukit batu dengan teknologi laser dan dilapisi dengan emas (nggak tau emas beneran ato warnanya aja yang emas). Jadi disebut laser Budha karena teknologi yang digunakan untuk menggambar adalah memakai laser, bukan karena dia bersinar kayak sinar laser. Free entrance fee untuk masuk ke lokasi ini. Di sekitar bukit batu tsb dibuat taman-taman yang bagus banget untuk foto-foto.
And then..... narsis mode on...

yang ini maksudnya mo photo lompat, tapi ga berhasil-berhasil...dan ini yang paling mendekati mo lompat...hehehehe 
pamer sikil
Kemudian lokasi kedua yang kita kunjungi adalah Silverlake Winery. Gileeeeee aje tempat ini... bagus pooollll, kuangkat deh keempat jempolku. Silverlake winery merupakan perkebunan anggur milik orang pribadi (kabarnya milik aktris lama Thailand) yang kemudian karena eloknya menjadi jujugan wisatawan bila ke Pattaya. Laser Budha menjadi latar belakang winery ini, dan di dalam area perkebunan anggur ada sebuah danau yang apabila tertimpa sinar matahari akan berwarna keperakan (mungkin dari sinilah nama Silverlake berasal), ada sebuah windmill dan playland. Untuk masuk ke area kebun anggur anda harus naik semacam kereta kelinci dengan membayar B150, dan didalam winery kita bisa piknik, naik andong maupun bermain ATV. Tetapi kita nggak masuk ke area kebun anggurnya, karena dari luar aja udah bagus banget buat foto-foto, karena ada kebun bunga yang ditata bagus lengkap dengan gazebo. Juga ada rumah model rumah belanda yang difungsikan untuk menjual hasil olahan kebun anggur tersebut seperti : selai, jus anggur, kismis anggur, jelly, pai anggur dan aneka olahan anggur lainnya. Kita beli segelas jus anggur, dan rasanya.....benar-benar kayak anggur...hehehehe..


kebun anggur dengan latar belakang bukit dan danau... niputa.... eh...bagus banget.. sorry keliru bahasa korea...soalnya mabok pengen ke korea...hehehehe
taman lengkap dengan windmill....latar belakang adalah bukit batu tempat Laser Budha
ini kereta kelincinya..., klo mau masuk area kebun anggur harus naik ini
dijual...hasil kebun
Puas narsis di winery, kita mau lanjut ke tujuan selanjutnya yaitu Pattaya Floating Market. Begitu masuk mobil, di dalam mobil udah disediakan handuk dingin, air es, dan pai anggur....wuik...nice service Mr. Somchai.
pai anggur... mak nyus
Sebelum ke floating market kita makan siang dulu di sebuah depot  --  dan teteup, menunya nasi goreng + tom yam goong  -- dan pas selesai makan, disediakan bagi kita mangga kupas segar oleh Mr. Somchai.... sippo pokoknya, top markotop deh.


nasi goreng dan tom yam yang tak pernah ketinggalan
Ternyata untuk masuk Pattaya Floating Market harus bayar B200 per orang. Ya udah, karena pengen tahu gimana sih floating market, kita akhirnya masuk meski lumayan mahal juga masuknya. Di floating market ini kita beli oleh-oleh cemilan.


Dari floating market, kita menuju ke tempat tertinggi di Pattaya, namanya Pattaya Hill View Point atau disebut juga Pattaya Buddha Hill, dalam bahasa lokal disebut 'Khao Phra Tum Nak' atau 'Khao Phra Baht'. Tempat ini atas rekomendasi Mr. Somchai, dan ternyata emang bagus view-nya. Bisa melihat kota Pattaya dari atas, lengkap dengan gedung-gedungnya, plus laut-nya yang indah. Tempat ini kelihatan lebih tinggi lagi karena ada patung Prince Apakorn, bapak Angkatan Laut Thailand dipuncaknya.


latar belakang adalah Prince Apakorn
kota Pattaya behind... kayak gambar ya...
beach... yang nantinya akan kita kunjungi
Dilokasi yang sama, masih di View Point ini ada sebuah temple dan kita bisa masuk dan melihat-lihat di sana. Ada sederetan patung Budha dengan berbagai posisi yang melambangkan hari selama seminggu. Masing-masing hari diwakili oleh satu atau dua pose Budha. Di dalam temple ada cetakan bentuk kaki, yaitu kaki Budha, dan kita bisa memasukkan koin di cekungan kaki tersebut sambil mendoakan permohonan.


pintu menuju temple
inside temple
inside temple
berbagai pose Buddha yang melambangkan hari-hari dalam seminggu
kaki Buddha (segede apa tuh orangnya...??)
Saya mohon bisa segera kurus...(^_^)))
Dari puncak tertinggi Pattaya, kita meluncur ke pantai, and......... it's time to narsis in the beach.
bersih..., disepanjang pantai banyak hotel, cafe, restoran dan mall... persis kayak di Kuta

mejeng di depan salah satu mall
para "bulek" lagi sunbathing
dua pose diatas nih maksudnya kayak di pelm-pelm india gitu loh..
yang pasti yang kuteknya biru yang kakinya paling bagus....hahahaha
kutu dan ketombe-pun ikut-ikutan pengen nampang
Ada kejadian lucu di pantai : di sepanjang pantai banyak banget tempat duduk untuk berjemur lengkap dengan payungnya, dan kita memanfaatkan kursi-kursi tersebut untuk foto juga, lalu seseorang nyamperin kita dengan bahasa Thailand dan kita nggak tau dia itu ngomong apa, akhirnya dia ngomong dalam bahasa Inggris dengan agak sedikit marah bahwa kalau duduk di kursi-kursi itu kita harus bayar B60 per-orang.....weeeeewwww. Males kali cuma duduk aja bayar segitu, jadi langsung pergilah kita dari situ, lha wong acara berfoto-nya juga udah selesai....hehehehe...


bersih-bersih dulu sebelum ke Alcazar show, takut kalah cantik ma bences...


Sore itu kita makan di McDonald di sebuah mall dekat pantai tersebut. Sebenarnya ada foodcourt di dalam mall tersebut, tapi karena ribet (harus beli pakai kartu deposit, dan antriannya harus satu persatu per orang per makanan), jadinya kita pilih yang simple aja makan di McD karena memburu waktu mau nonton Thai Girl show dan Alcazar Cabaret.




Jam 6 tepat kita meluncur ke pertunjukan Thai Girl show dengan tiket seharga B600. Pertunjukan dimulai jam 6.30 secara non-stop dan akan diulang terus sampai beberapa putaran. Setiap putaran durasinya 1 jam, jadi kalaupun kita masuknya terlambat, kita tetap bisa menonton full show-nya meski nggak urut dari pertama.

Thai Girl show ini merupakan sex show, dimana para gadis....eh keliru...para wanita tersebut mempertunjukkan kemampuan vagina mereka melakukan berbagai hal, seperti : meletuskan balon dengan menembakkan jarum, membuka botol minuman, meniup peluit, permainan dengan pisang dan bola pingpong. Kemudian semacam sulap mengeluarkan berbagai barang dari dalamnya seperti jarum, benang, burung kecil (kasian burungnya...keplepeken), memasukkan air biasa dan keluar menjadi berwarna, dan terakhir adalah making love.... pokoknya adult show lah...
Tapi meskipun adult show, yang datang banyak juga yang masih remaja. Selama pertunjukan dilarang membawa kamera atau handphone. Dan setelah 1 jam petugasnya pasti mendatangi kita dan mempersilahkan kita keluar...time is up.

Pertunjukan berikutnya yang kita tonton adalah Alcazar Cabaret show, yaitu pertunjukan tarian dan nyanyian dari berbagai negara tetapi semua pemainnya adalah para transgender.
Kalau ke Bangkok jangan lewatkan pertunjukan ini...must see show...
Para transgender ini nggak kalah lho sama cewek, dan malah para cewek-nya kalah dengan mereka, karena mereka lebih sexy dan lebih gemulai dibanding kita......ngiri...wkwkwkwk


Gedung pertunjukannya..
siap nonton saingan kita


Di akhir pertunjukan, para pemain akan keluar arena dan penonton dipersilahkan untuk berfoto dengan mereka, dan tentunya ada tip yang harus dibayar, minimal B40 sekali photo. Jangan sampai nggak ngasih tip...pasti langsung diteriakin sama mereka...dan yang keluar suara cowok booo..., dan pastinya tenaganya masih tenaga cowok juga, kalau sampai ditarik atau dikejar mereka bisa berabe kan...hehehehe
Kita ga ada yang berani foto sama mereka, cukup memfoto dari jauh aja... Selain ga berani juga antrinya rame banget dan malas tip-nya itu lho... (dasar OGI ya... = Ogah ruGI)


ini dia bintangnya...cantikkan...


Setelah nonton Alcazar, malam itu juga kita balik ke Bangkok, dan sampai hotel jam 11.30 malam. Karena pelayanan yang memuaskan kita kasih tip B200 ke Mr. Somchai.
Dan seperti malam-malam sebelumnya, lalam inipun kita tidur jam 2 malam demi menghitung pengeluaran harian kita....hahahaha...


Hari keempat : 10 September 2012 (last day)
Hari adalah hari terakhir di Bangkok dan rencananya adalah mengunjungi wat-wat (wat = candi/temple) yang ada di Bangkok. Tujuan pertama adalah Wat Arun kemudian ke Wat Pho, Grand Palace, dan terakhir mau menghabiskan sisa receh di Pratunam (^_^))
Setelah check-out dan menitipkan luggage kita di hotel, langsung meluncurlah kita ke BTS Saphan Taksin. Di sini ada pier (semacam dermaga kecil) namanya Central Pier dan dari sini kita naik boat yang akan membawa kita ke Wat Arun dengan tiket B40 menggunakan tourist boat. Didalam tourist boat ini ada pemandu wisata (yang kebetulan adalah transgender juga) yang menjelaskan tempat-tempat wisata apa saja di tiap-tiap pier yang kita lewati.
nih sungainya Bangkok
di beberapa bagian mirip kayak sungai di surabaya

inside tourist boat (sempet narsis juga yak..)
beberapa pemandangan gedung disepanjang sungai

Wat Arun terlihat dari boat yang kita tumpangi


Untuk menuju Wat Arun kita turun di Tha Tien Pier dan kemudian lanjut menyeberang sungai dengan menggunakan ferry B5 per-orang.

Ferry untuk menyeberang ke Wat Arun


Masuk komplek Wat Arun gratis, akan tetapi bila mau mendaki temple tiketnya seharga B50. Yang kepengin foto-foto dengan baju adat Thailand bisa menyewa baju adat tersebut seharga B100.

 tiket masuk B50

Beberapa orang yang foto dengan menyewa pakaian adat Thailand
di Thailand ada sekitar 32.000 wat, dan sekitar 270 patung-patung memorial seperti ini.


Aku dan adikku Lusi memutuskan naik ke temple...mumpung kesini, dan alamakkkk... tangganya curam banget, tapi ada pegangan untuk membantu naik turun. Temple ini sebenarnya nggak besar, tapi ukirannya njlimet...kecil-kecil banget dan ditempel dengan kaca-kaca/keramik-keramik kecil yang membuat temple ini indah saat dilihat sore hari, karena matahari memantulkan sinarnya dari kaca-kaca tersebut.


tangga pertama menuju puncak

semakin ke atas semakin curam..., hampir tegak...ngoss..ngoss...
tapi turunnya lebih ngeri lagi...rasanya kayak mo terjun ke jurang..





ada kain merah yang dibentangkan di lantai 3 temple ini, dan kita bisa menuliskan keinginan atau pernyataan cinta kita ke orang yang kita sayangi...


Turun dari temple langsung disambut dengan pedagang souvenir, dan di sini rata-rata penjualnya bisa bahasa Indonesia semua, dan Rupiah diterima disini meskipun dengan kurs yang rusak parah. Bayangkan aja, kalau bayar dengan bath dapatnya B100, tapi kalau dengan rupiah Rp. 100.000,- ..... hancur kan...
Kalau mau beli kaos-kaos gambar gajah disini tempatnya, karena kualitas bahannya oke banget dan lebih murah. Kaos dewasa bordir seharga B200, kalau beli 3 bayar B500, sedangkan kaos sablon anak-anak B100, kalau beli 3 bayar B250.


macam2 souvenir yang dijual, dan kualitasnya lebih baik dibanding tempat wisata lain

Dari Wat Arun kita menyeberang lagi dengan ferry dengan tujuan mau ke Wat Pho. Sebelumnya mampir dulu di pasar dekat pier untuk beli titipan daging babi suwir.


daging babi, daging sapi, teri, ikan asin, cumi kering, udang kering....lengkap..


Pas kita lagi tengok kanan kiri dan liat peta cari arah ke Wat Pho, kita disapa oleh penduduk Thailand, karena dipikir kita tersesat. Namanya Mr. Nat, pinter bahasa Inggris, dan dari dia kita dapat beberapa informasi menarik. Misalnya : Kalau naik tuk-tuk di Thailand carilah yang platnya kuning, jangan yang plat putih. Yang plat kuning harga yang ditawarkan adalah harga borongan satu unit tuk-tuk tersebut, sedangkan yang plat putih harga yang ditawarkan adalah harga per orang dan biasanya jatuhnya akan lebih mahal. Kita juga diajari sedikit bahasa Thailand yaitu tao rai atau berapa ?, jadi saat menawar bilanglah tao rai dan biasanya kita akan langsung dapat harga murah.
Dan karena info dari Mr Nat ini juga yang akhirnya membatalkan perjalanan ke Wat Pho dan Grand Palace, karena katanya hari ini salah satu temple dibuka untuk umum, yaitu Wat Rachapradit. Temple ini dibuka untuk umum sebulan sekali saja mulai pukul 8 pagi sampai 5 sore. Kita menuju wat ini  dengan naik tuk-tuk seharga B20.


"ngrumpel" di dalam tuk-tuk, karena sebenarnya cuma bisa untuk 3 orang


Dalam perjalanan ke wat ini, kita melewati Giant Swing dan pak tuk-tuk nya berbaik hati memphotoin kita dan sekaligus meminjamkan tuk-tuknya untuk kita pakai narsis. Saking baiknya kita ga tega ngasih B20, akhirnya kita kasih B50.

Giant swing. Siapa ya dulu yang main ayunan di sini...???%&%&%

latar belakang adalah Wat Suthat tempat Giant Swing berada

Sedikit tentang Giant Swing :
  • The Giant Swing Bangkok dibangun tahun 1784 atas perintah Raja Rama I, dan lokasi pertamanya adalah di depan Kuil Devasathan, salah satu biara Brahma di Thailand. Pada tahun 1920 swing itu direnovasi karena rusak oleh petir dan di pindah ke posisi saat ini di depan Wat Suthat. Pekerjaan perbaikan besar juga dilakukan pada tahun 2005 sampai Desember 2006 karena sebagian kayunya lapuk. Kayu asli dari Giant Swing ini disimpan di National Museum.
  • The Giant Swing adalah simbol dari sebuah mitos India. Dalam mitologi Hindu ini diceritakan ketika Brahma menciptakan bumi ia mengirim Shiva untuk merawat bumi. Ketika sampai di bumi, ada ular naga yang melingkar di bumi dan menguasai bumi. Untuk menghalau Shiva, sang naga bergantung diantara dua pohon besar diseberang sungai dan berayun kedepan dan kebelakang dengan tujuan untuk menyerang Shiva agar jatuh, dan demikian menandakan akhir dari dunia (kiamat).
  • Upacara ayunan atau disebut ''Tri-yampawai'' adalah bagian dari Upacara Brahmana yang diadakan tiap tahun baru kalender Thailand dimana seorang pria akan berayun dari atas dalam upaya untuk mendapatkan sekantong koin.  Akan tetapi pada tahun 1932 upacara dihentikan karena banyaknya kecelakaan fatal dan serius yang berhubungan dengan pelakunya. 
  
Sampai di Wat Rachapradit ternyata pas jam makan siang dan wat ini sedang dalam proses renovasi, jadi nggak ada pengunjung lain selain kita. Saking sepinya sampai mau nyasar ke tempat tinggalnya para bikhsu. Tapi karena kejadian nyasar tersebut kita ketemu satu lagi orang baik yang meng-guide kita di wat ini. Dia adalah kepala proyek pemugaran, dan semula kita dikira seniman yang ngerjain detail wat ini....wkwkwkwk...tampang seniman kah kita ???. Sayang kita lupa nanya namanya....

Wat ini merupakan tempat lucky Budha dan tempat shooting film Anna and the King. King Rama IV aka Mongkut yang diperankan oleh Chow Yun Fat ini adalah Raja Thailand yang membawa reformasi bagi Thailand dengan membuka pintu bagi negara-negara Barat. Wat ini dibangun pada tahun 1864 oleh King Rama IV bagi biksu aliran Dhammayutika yang dibentuknya. Sebelum menjadi raja, Mongkut adalah seorang biksu juga, dan pandangan-pandangannya banyak bertentangan dengan biksu-biksu yang lain sehingga dia mendirikan aliran sendiri.

di depan pintu Hall utama


salah satu monk disana


Altar utama, sayang ga bisa masuk karena dalam proses renovasi. Dari luar aja kliatan bagus banget,,, dalamnya gimana ya..???


Dari Wat Rachapadit kita meluncur ke pratunam dengan menggunakan tuk-tuk juga. Waktu mau nawar tuk-tuk kita ngomong : tao rai ?, langsung ama sopir tuk-tuk diajak ngomong bahasa Thailand....hahahaha....langsung mati gaya deh kita...hahahaha, dan jadinya ga dapat murah tapi mahal...B250, padahal sama bapak kepala proyek sudah dikasih ancer-ancer B160, tapi ya sudahlah kita lagi malas nawar dan udah mau hujan pulak, mau cari taksi jalan juga masih jauh. Tapi karena mahal kita minta dianterin ke Ecanter dulu, sebuah toko batuan mulia.

Di Pratunam karena waktu udah mepet dengan jam kepulangan kita, akhirnya ga bisa menjelajah banget. Kita cuma beli kaos polo seharga B100, dan karena ga sempat makan siang juga, kita beli nasi goreng kepiting bungkus di 7/11 rencananya mau dimakan di hotel pas ambil luggage.
Dari pasar pratunam kita cari BTS terdekat, dan ga tau karena salah arah atau gimana, kok jauuuuhhhh banget baru ketemu BTS, dan ketemunya adalah BTS Siam....nah berarti kesasar kan, harusnya BTS terdekat adalah BTS Rachathewi, tapi ya udahlah yang penting nemu BTS.

Setelah ambil luggage kita di hotel, berdasarkan rekomendasi pak kepala proyek, untuk menuju ke bandara akan lebih dekat dan lebih murah kalao pakai taxi. Jadilah kita naik taxi, total B260 sudah termasuk tol.
Setelah check-in, karena waktu masih longgar dari jam keberangkatan, kita bisa makan dulu nasi goreng kepiting yang kita beli di 7/11 tadi.

langsung buka bekal.... lapeeeeerrrrr booo...

crab fried rice ala 7/11

Kemudian kesempatan narsis terakhir kali di Bangkok kita lakukan di bandara Suvarnabhumi ini.
  
Tips : Saking besarnya bandara Suvarnabhumi, anda harus spare waktu agak lama dari jam boarding, karena untuk menuju ke gate pemberangkatan sangat jauh, dan disepanjang jalan menuju gate terdapat banyak toko-toko souvenir yang bisa membuat mata kita ikut meleng ngliatnya.
di Suvarnabhumi ini banyak spot-spot menarik yang bisa kita jadikan tempat narsis
Di salah satu stand, kita beli mango stiky rice yang belum sempat kita cicipi. Meskipun harganya lebih mahal daripada di luar bandara, tapi demi pengalaman makan makanan ini ya tetep kita beli juga.  Mango stiky rice ini adalah ketan yang disiram dengan kuah santan dan dimakan dengan irisan mangga segar. Mangga Thailand emang beda banget dengan mangga di Indonesia, manis dan lembut. Tapi kayaknya apapun makanannya di Thailand emang enak-enak……. Nyam…nyam.. jadi kepengin kesana lagi..
mango sticky rice, kalau bukan di bandara cuma B50
Masuk ke pesawat, take-off….dan semua penumpang tidur pulasssss…..capek tapi fun.
bertiga nih kok bisa kompak yach posisi tidurnya...
Berikut pengeluaran pribadiku selama 4 hari di Bangkok-Pattaya :
Day/DateActivity THB 
FridayBuy Rainbow bread at 7/11                        18
7-Sep-12To The Mix Bangkok Boutique Hotel :
       City Line Comuter to Phaya Thai Station                        45
       BTS from Phaya Thai  to BTS Phra Kanong                        40
To Patpong Night Market (BTS Phra Kanong - BTS Sala Daeng)                        55
Dinner at Sip Restaurant (B541 dibagi 4 orang)                      135
Back to hotel (BTS Sala Daeng - BTS Phra Kanong)                        40
Pengeluaran hari pertama                      333
SaturdayTo Chatuchak (BTS Phra Kanong - BTS Mo Chit)                        40
8-Sep-12Shopping & Jajan di Chatuchak : (habis B1134)
       Ice Stick                           4
       Ice Green Tea                        20
       Manggo Fruits                        30
       Sosis                        30
       Celana jeans hot pants                      100
       Kaos polo cowok 2pcs                     350
       Kaos katun cewek 1pcs                      100
       Accessories (earing 30pcs)                     300
       Dompet koin untuk oleh-oleh (B45 tiap 4pcs)                     200
Lunch (B340 dibagi 4 orang)                        85
To Siam Paragon :
       MRT Kampaeng Phdt - MRT Silom                        35
       BTS Asok - BTS Siam                        25
Buy Prepaid Card for BlackBerry at Siam Paragon (B260 dibagi 4 orang)                        65
Madam Tussaud                      500
Buy Pancake + Drink at MBK                        15
MRT Silom - MRT Thailand Cultural                        25
Siam Niramit Show + Dinner                  1,000
Tip for Photo at Siam Niramit (B20 dibagi 4 orang)                           5
Back to Hotel :
       MRT Thailand Cultural - MRT Silom                        20
       BTS Asok - BTS Phra Kanong                        25
Beli jajan di minimarket dekat hotel :
       Yakult                        36
       Young Coconut                        17
Pengeluaran hari kedua                  3,027
SundayRent Car to Pattaya (B3500 dibagi 5 orang)                     700
9-Sep-12Tip for driver (B200 dibagi 4 orang)                        50
Buy sunglasses at Laser Budha                        80
Grape Juice at Silver Lake (B35 dibagi 4 orang)                           9
Toilet at Silver Lake                           5
Lunch (B300 dibagi 4 orang)                        75
Pattaya Floating Market Entrance Fee                     200
Shopping & Jajan at Pattaya Floating Market :
       Key Chain (set of 5) & Funny Mirror                      120
       Miniatur Tuk Tuk                     269
       Cow Ceramic (tempat lada/garam meja)                        60
       Kue + Dodol Durian                     320
Dinner at McDonald                       109
Thai Girl Show                     600
Alcazar Cabaret Show                     450
Pengeluaran hari ketiga                  3,047
MondayBTS Phra Kanong - BTS Saphan Taksin                        40
10-Sep-12Boat Central Pier - Tha Tien Pier                        40
Ferry to Wat Arun                           3
Entrance Fee Wat Arun - Temple of the Dawn                        50
Buy thailand shirt at Wat Arun (2 adult shirt, 5 kid shirt)                     750
Ferry back from Wat Arun                           3
Buy fried pork 1kg                     340
Tuk tuk from Wat Po to Wat Rachapadit (B50 dibagi 4 orang)                        13
Tuk tuk from Wat Rachapadit to Pratunam (B250 dibagi 4 orang)                        63
Shopping at Pratunam :
        Kutex 5 biji                        75
        Kaos polo cewek                      100
Lunch - Crab Fried Rice + Milk at 7/11                        45
BTS Siam - BTS Phra Kanong                        35
Go to airport by taxi (B260 dibagi 4 orang)                        65
Mango Stiky Rice (B150 dibagi 2 orang)                        75
Pengeluaran hari keempat                   1,696
Total Cost selama 4 hari                   8,103
kurs Rp. 313/bath        2,536,239
Beli online :
   The Mix Bangkok Boutique Hotel 3 malam (Rp. 1.709.000 u/ 5 orang)            341,800
   Ticket Pesawat (Rp. 4.035.000 u/ 5 orang)            807,000
Grand Total Biaya        3,685,039
pengeluaran terbesar kali ini adalah untuk nonton show.
Next trip kemana prendz ???
Hunting tiket murah lagi yukkk..... Ayoooookkkkk.......

32 komentar:

  1. Hi Peni...boleh saya tanya contact number Bpk Nico (bpk yg sewain mobil di Bangkok). Saya & teman2 rencana liburan kesono minggu dpn. Thanks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. idem.

      hubungi bagus_prastomo@yahoo.com

      Hapus
  2. Makasih udah share pengalamannya sista.. Bagussss bgt! Mau aku pake jd guidance ku, rencana mau k bangkok mei 2013 ini. Minta contact number pak Nico jg dunk sis.. Emailku di cutebeib2@yahoo.com.
    Tq bfore sista.. Dtunggu pengalaman liburan lainnya say.. *salam kenal*

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  4. Wah seru jalan2nya..
    Bole minta no telp/hp Pak Nico.
    email ke anne.kurniyawan@gmail.com

    tq b4. :)

    BalasHapus
  5. Nice blog mbak... Boleh minta pin bb ga? Aku minggu depan mau ke bangkok. Mo nanya2. Thanks in advance

    BalasHapus
    Balasan
    1. Raden Cherry, sorry aku ga punya BB. Kalau mau, lewat email aja gpp : fransisca.mariapeni@gmail.com

      Hapus
    2. mba, aku juga mau nanya-nanya nih, merasa kebantu pas liat Blog Mba, boleh kirim email? liburan lebaran ini aku mau ke Bangkok

      Hapus
  6. Halo mbak....
    Aq mw tnya nie.... Mbak booking the mix boutique hotel tu dri travel ato booking sendiri y??
    Truz itu klo kmar yang bt byk orang gitu d lantai atas semua y?
    Aq akhr may nie mw k bangkok ber-6... Tapi yang 2 ny tu orang tua gitu.... Takut nya g sanggup naik sampe lntai 6......

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku waktu itu booking lewat Agoda.com, tapi kalau nggak mau bayar dulu (booking doang) kayaknya di Booking.com sudah ada, karena waktu aku booking The Mix ini dulu belum terdaftar di Booking.com
      Kalau untuk yang family room emang semuanya di lantai paling atas, kalau ga salah lihat ada 2 kamar saja.

      Hapus
    2. iya, mba, bisa minta no contack pa Nico?

      Hapus
  7. Pengalaman menarik dan lengkap sekali.... Boleh minta nomor kontak Pak Nico? aku rencana september ini ke Bangkok, pengen ke Pattaya juga

    BalasHapus
  8. juni ini saya dan keluarga rencana ke bangkok bisa minta no contak bb atau email pak nico

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya ga punya email-nya pak nico, ada contact BB-nya dia. please email me fransisca.mariapeni@gmail.com

      Hapus
  9. Gimana caranya biar siam niramit show plus dinner cm bayar 1000 baht. Aku pas nonton 1200 baht kayaknya tanpa dinner. Beli online sih di internet. Thanks utk blognya. bagus

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau beli langsung di tempat show memang mahal, makanya saya beruntung banget bisa dapat THB1000 udah plus dinner. ini saya belinya lewat yang saya sewa mobil (pak nico)

      Hapus
  10. minta contact nya pak nico pls email to dhpoetra@yahoo.com

    makasih

    BalasHapus
  11. Hi Mbak Peni, blognya keren abis. Sangat membantu. Juli 12, 2013 ini saya dan keluarga akan pergi ke Bangkok he...... mohon izin menggunakan itinerary nya yah. Mak, mohon bantuan untuk informasi Bp. Nico (no tlp dan sebagainya yang bisa terhubung segera ke beliau). Ini email saya: yudaputri080@gmail.com
    Terima kasih banyak atas bantuannya.

    BalasHapus
  12. hai kakkkk... seru bgt jalan-jalanyaa...
    aku blh minta contact oerson nya pak nico?? kebetulan lg mau ke bangkok nih. hihii
    ini email aku : sheren_jj@yahoo.co.id
    thank u kak buat sharing na.. seruu bgt!

    BalasHapus
  13. hai peni salam kenal ya....wah liburan yg seru n mengasyikkan lho, sy blh tau no contact BBnya pak nico?? email saya : atap90@yahoo.com. makasiah ya atas bantuannya.

    BalasHapus
  14. Hai sis salam kenal :)
    Bole minta contact nya pak nico?? Rencana bulan Maret mau ke Bangkok.
    Email saya: babyfortune88@yahoo.com Thanks ya udah share pengalamannya

    BalasHapus
  15. bisa minta juga contact nya pak nico sih mbak..... rencana mei 2014 ini mau ke bangkok

    email saya heru_one21@yahoo.com

    Terimakasih

    BalasHapus
  16. Hi...mba...info cp paknico yah... ellasrah@gmail.com
    thanku before..

    BalasHapus
  17. mbak peni boleh minta kontaknya mr nico? christanti.ingrid@gmail.com

    thx mbak =)

    BalasHapus
  18. salam kenal,
    mba peni bisa minta no Mr. Nico?
    email sy di itachan2@gmail.com
    trims :)

    BalasHapus
  19. Hi Mb Peni,

    Bolehkah di-share ctc number dari Pak Nico ke email saya?
    Email saya di Ivantius.limampauw@gmail.com
    Thank you.

    BalasHapus
  20. tolong ya mba Peni, saya minta contact nya pak nico.
    pls email to atjungadi@yahoo.com.sg



    thanks

    BalasHapus
  21. Mbak boleh tolong nomor contact pak nico?email saya di william92_8@live.com terimakasih

    BalasHapus